Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Cara Mengatasi Luka Bakar

Cara Mengatasi Luka Bakar

Cedera bakar merupakan kerusakan di permukaan kulit gara-gara panas yang terkait kulit dengan cara langsung. Dikarenakan merupakan contact langsung dengan sumber panas, seperti setrika, korek api, recikan air mendidih, dan terkena bahan kimia.

Cedera bakar terdiri ke 3 kelas, yaitu cedera bakar derajat satu (terjadi di susunan kulit atas saja), cedera bakar derajat dua (susunan luar dan susunan kalau kulit), dan cedera bakar derajat tiga (tak berbatas ruangannya). Problem ini dapat mengakibatkan sisa yang berkelanjutan. Ini lantaran collagen yang dibuat buat membenahi kulit terbakar dapat mengakibatkan sisa berwujud kulit yang menebal dan berganti warna.

Berikut di bawah ini enam teknik bantuan pertama-kali yang dapat dijalankan buat menyelesaikan cedera bakar di dalam rumah. Apa sajakah?

Alirkan Air

Saat pertama kalinya terkena sumber panas (umpamanya, setrika), selekasnya menyalurkan air dingin sepanjang lebih kurang 30 menit di wilayah yang terserang. Temperatur air yang sesuai merupakan normal (temperatur tempat), yaitu tak dingin dan tak pula panas. Siraman air yang mengucur bertujuan biar temperatur air selalu stabil, tak ikuti temperatur badan. Maksudnya biar panas yang muncul gara-gara cedera bakar tak merambat ke jaringan yang lebih dalam.

Bebaskan Accessories

Bebaskan seluruh accessories, seperti arloji, cincin, gelang, atau kalung yang tutupi atau ada di dalam lebih kurang ruangan cedera bakar. Jauhkan seluruh accessories itu dalam sekejap buat menghalang berlangsungnya pembesaran.

Lidah Buaya

Kecuali odol, lidah buaya dengan karakternya jadi antiinflamasi bisa juga lancarkan aliran darah dan halangi perkembangan bakteri di ruangan cedera. Usapkan lidah buaya secara rata di ruangan cedera bakar sampai berulangkali satu hari buat percepat pengobatan.

Madu

Kalau persoalan cari lidah buaya, madu bisa juga dipakai buat berikan bantuan pertama di cedera bakar. Madu yang terdapat sifat antiinflamasi dan antibakteri ini bisa menjauhkan kulit dari infeksi yang barangkali terjadi. Cairan ini pula berfungsi kurangi terasa sakit yang muncul gara-gara cedera bakar.

Mengompres dengan Air Es

Teknik yang lain bisa dijalankan merupakan mengompres cedera dengan kain yang berisi es batu. Pengompresan dapat dijalankan sepanjang 3-5 menit per babak. Tiap-tiap babak dapat diberi selang sepanjang 5-15 menit sebelumnya mengompres kembali. Proses ini dapat memudahkan sakit dan menghalang pembesaran gara-gara cedera bakar.

Antara ke-5 teknik di atas, ada cara-cara yang kerap dijalankan tapi tak direkomendasi buat dijalankan waktu sebagai obat cedera bakar. Misalnya:

  • Melumurkan odol. Pertimbangannya lantaran odol punya kandungan mint dan kalsium yang dapat mengakibatkan dampak infeksi dan mencelakai jaringan kulit . Maka, harus jauhi melumurkan odol di cedera bakar buat menghalang infeksi yang lebih kritis.
  • Melumurkan mentega. Bukannya menghalang infeksi, mentega yang dipulaskan di cedera bakar malahan dapat membatasi aliran udara dan bikin kulit lebih lembab, bikin kulit mudah terkena bakteri.

Originally posted 2022-02-23 01:42:54.